Pesantren dan Perubahan Masyarakat

Oleh : Dr. KH. Idrianto Faishal, MA ( Dewan Kyai Pesantren ALGEBRA IIBS )

Daniel Schugurensky dalam tulisannya “Adult Education and Social Transformation: On Gramsci, Freire, and the Challenge of Comparing Comparisons” Source: Comparative Education Review, berpendapat bahwa salah satu ciri pendidikan popular itu adanya keterkaitan yang erat antara lembaga pendidikan dengan masyarakat. Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam pertama di Indonesia dan secara langsung memberikan dukungan terhadap keberlangsungan sistem pendidikan nasional. Pesantren memiliki posisi sentral dan stategis dalam kehidupan masyarakat. . Bahkan bagi seorang Florian Pohl, pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat dan ikut andil dalam pemberdayaan masyarakat dalam skala modern sekalipun.

Posisi ini diperkuat dengan keberadaan pesantren sebagai muara kreativitas budaya masyarakat pedesaan. Selama ini, pesantren tidak diragukan lagi kontribusinya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mencetak kader-kader intelektual yang siap untuk mengaktualisasikan potensi keilmuannya dalam kehidupan masyarakat. Peran dan sumbangan pesantren terhadap pembangunan Nusantara diakui sebagai salah satu warisan islamisasi yang paling menggagumkan dalam sejarah. Di sisi lain, pesantren bisa dikategorikan sebagai alat pengendalian sosial (agent of social control ) bagi masyarakat. Tatkala terjadi penyimpangan sosial (deviation) terutama dalam masalah keagamaan, maka pesantren akan memainkan peran kontrolnya yang sangat signifikan. Pondok pesantren dilahirkan untuk merespon situasi dan kondisi sosial masyarakat serta menawarkan nilai-nilai transformatif untuk kemajuan suatu masyarakat. Dengan demikian, pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam berperan cukup penting terhadap perubahan sosial masyarakat dengan menciptakan sumber daya manusia yang terdidik dan terampil dengan wawasan keislaman yang dimilikinya.

Secara singkat pendidikan lahir sebagai produk dari masyarakat. Pendidikan sebagai sebuah proses transmisi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek kelakuan lainnya kepada generasi muda, maka seluruh upaya tersebut sudah dilakukan sepenuhnya oleh kekuatan masyarakat. Sejarah mencatat bahwa pesantren atau pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan, keagamaan, kemasyarakatan yang sudah lama terkenal sebagai wahana pengembagan masyarakat ( community development).1 Dalam kontek ini, kehadiran pesantren juga sebagai agen perubah social( agent of change) dan pembebasan ( liberation ) masyarakat dari ketertindasan, keburukan moral dan politik dan kemiskinan.

Pendidikan merupakan elemen yang sangat urgen untuk kelangsungan, proses kemajuan dan eksistensi masyarakat. Sebagai lembaga yang murni berkarakter keIndonesiaan, pesantren muncul dan berkembang dari pengalaman sosiologis masyarakat lingkungannya, sehingga antara pesantren dengan komunitas lingkungannya memiliki keterkaitan erat yang tidak bisa terpisahkan. Hal ini tidak hanya terlihat dari

hubungan latar belakang pendirian pesantren dengan lingkungan tertentu, tetapi juga dalam pemeliharaan eksistensi pesantren itu sendiri melalui pemberian wakaf, sadaqah, hibah, dan sebagainya. Sebaliknya, pihak pesantren melakukan ‘balas jasa’ kepada komunitas lingkungannya dengan bermacam cara, termasuk dalam bentuk bimbingan sosial, kultural, dan ekonomi. Dengan demikian pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam secara historis cultural dapat dikatakan sebagai training centre yang secara otomatis sebagai cultucal centre yang dilembagakan oleh masyarakat.

Dari Kawasan emas yang merupakan pintu gerbang menuju wisata puncak ini, harakatul Jannah dan Lembaga Kehadiran Al Gebra International Islamic Boarding School dengan sistim Pendidikan yang holistik dan seimbang akan menjadi salah satu lembaga pendidikan untuk menjawab berbagai persoalan keummatan dan kebangsaan dalam mendidik kader- kader bangsa yang memiliki kekuatan keilmuan dan akhlak karimah sekaligus sebagai lembaga pendidikan Islam secara historis cultural menjadi training centre yang secara otomatis sebagai cultucal centre yang dilembagakan oleh masyarakat. Insya Allah.

Kirim Pesan
Assalammualaikum Selamat Datang , Kami Dari Algebra International Islamic Boarding School Membuka Pendaftaran Calon Santri Tahun Ajaran 2022/2023

untuk Informasi Lebih Lanjut Bisa Dengan Melanjutkan Chat